Nabi Yunus AS, Nabi yang berputus asa
June 21, 2008
Diceritakan di dalam Alqur’an bahwa Nabi Yunus AS adalah nabi yang berputus asa dalam arti kata lari meninggalkan umatnya karena marah disebabkan seruannya agar kembali beriman kepada Allah SWT tidak di hirukan oleh umatnya, walaupun belum ada perintah buat dia dari Allah SWT untuk berhenti dalam berdakwah dan meninggalkan umatnya seperti halnya Nabi Luth AS. Lalu beliau menumpang pada sebuah kapal yang penuh dengan muatan. Ketika kapal itu di terjang oleh badai ditengah lautan, dan orang-orang dikapal mengadakan undian untuk menurunkan penumpang yang ada di kapal, dan Nabi Yunus AS, atas kehendak Allah SWT, termasuk orang yang kalah dalam undian tersebut. Dan beliaupun di lemparkan kelaut, dan akhirnya di telan oleh ikan yang sangat besar.
Menyadari dirinya telah melakukan kesalahan lari dari umatnya, diapun bertobat dengan doa La ilahailla anta subhanaka, inni kuntu minazzolimin (Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim). Dengan doa dan tobatnya tersebut diapun diselamatkan oleh Allah SWT, dan kembali menemui umatnya yang didapatinya sudah beriman.
Nabi Ibrahim AS, Nabi yg mencari Allah
June 21, 2008
Nabi Ibrahim AS mendapat gelar dari Allah sebagai Kalilullah, artinya Kekasih atau Kesayangan Allah [QS An Nisa 125]. Terlepas dari proses kenabian dan kerasulannya adalah karena qadha dari Allah, tapi menarik di kaji adalah prosesnya. Beliau adalah Nabi yang “mencari” Allah SWT, Tuhan yang seharusnya di sembah oleh seluruh umat manusia. Proses pencariannya akan Allah dituturkan pada QS Al An ‘Am 76-79.
Seperti di kisahkan dalam Surat Al An’am, Nabi Ibrahim pernah mengambil bintang sebagai Tuhannya, tapi dia menolaknya lagi karena bintang itu dilihatnya terbenam. Ia tidak mau ber-Tuhan kepada sesuatu yang terbenam. Ia juga pernah mengambil bulan sebagi Tuhannya, tapi menolaknya lagi ketika di lihatnya bulan itu terbenam. Ketika dilihatnya matahari terbit, diapun mengambil matahari sebagai Tuhannya, tapi di tolaknya lagi ketika dilihatnya matahari itu kemudian terbenam. Sampai akhirnya dia berikrar bahwa Tuhannya adalah Rabb yang menciptakan langit dan bumi, Tuhannya adalah Tuhan yang menghidupkan dan mematikan, dan Tuhan yang menerbitkan matahari dari Timur [QS Al Baqarah 258]. Proses pencarian ini selayaknya menjadi contoh bagi semua umat manusia sesudahnya, bahwa dalam mencari Tuhan manusia harus mencari Tuhan yang sesungguhnya, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, Tuhan Yang selalu mengatur urusan semua mahluknya, Tuhan yang tidak tidur, Tuhan yang tidak terbenam, Tuhan yang menghidupkan dan mematikan. Apakah ada yang lebih jelek dari manusia yang ber-Tuhan kepada sesuatu yang tidak bisa memberi manfaat apa-apa ?
Cerita Nabi dan Rasul Allah
June 21, 2008
Kisah para Nabi dan Rasul Allah, berikut sifat dan pribadi mereka sangat menarik di baca dan pelajari, dan tentu saja di ambil hikmah dan pelajaran darinya. Kadang saya berpikir bahwa Nabi dan Rasul tertentu mengalami keadaan tertentu karena sifat-sifat dan kepribadian yang ada padanya.
Ada Nabi dan Rasul yang bergelar Ulul Azmi, yang berarti memiliki ketabahan, kesabaran dan keteguhan hati. Mereka adalah Nabi dan Rasul yang paling istimewa, yaitu :
- Nabi Muhammad SAW
- Nabi Isa AS
- Nabi Musa AS
- Nabi Ibrahim AS
- Nabi Nuh AS
(bersambung)
Zanjabiil dan Salsabiil
June 20, 2008
Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah Zanjabiil . (Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan Salsabiil. [QS 76: 17-18]
Get the big picture
June 20, 2008
Pada suatu waktu ada seekor kura kura yang tersesat dalam sebuah hutan, dia telah berjalan jauh untuk mencari pantai menuju lautan sebagai tujuannya. Sampai akhirnya dia sampai pada pinggiran suatu lautan pasir. Diapun berpikir bahwa dia sudah tiba di pantai untuk menuju lautan impiannya. Dia tidak mengira bahwa lautan pasir tersebut adalah lautan pasir yang menuju gurun pasir yang sangat luas. Lalu dia berjalan mengarungi pasir tersebut, akan tetapi dia tidak bertemu dengan lautan yang di idamkannya. Akhirnya diapun mati karena kekurangan air dan kepanasan.
Tandingan bagi Allah ?
June 19, 2008
Sungguh sangat tidak patut, sangat tidak pantas, jika kita menjadikan anak-anak kita, istri kita, harta kita, majikan kita, pekerjaan kita sebagai tandingan – tandingan bagi Allah. Tapi kadang kita tidak sadar, tindakan kita kepada mereka sebenarnya sudah menempatkan Allah menjadi nomor dua. Ya Allah ampunilah aku atas segala dosa yang kuperbuat akibat kesilapanku, ketidaktahuanku, kebodohanku, kelemahanku. Sesungguhnya engkau Tuhan yang menerima Tobat. Kasihmu lebih besar dari murkamu.
A ligth in the dark
June 19, 2008
Kehidupan dunia ini ibarat sebuah api ditengah malam yang gelap. Kemudian datang segerombolan serangga tertarik menuju api tersebut, sampai akhirnya mereka semua terbakar oleh api itu.
