Durian dan Persahabatan

July 27, 2008

Buah durian di sebut juga Rajanya buah buahan. Buahnya besar dan berduri. Isinya ada yang manis sekali, adanya  manis agak kepahitan, ada pula yang tidak terlalu manis. Demikian juga durinya ada yang tajam dengan pangkal duri yang sempit, ada juga yang tajam dengan  pangkal yang lebih lebar, bahkan pernah saya melihat durian yang pangkal durinya sangat lebar dengan duri yang tumpul. Warna durinya ketika masak ada yang kuning, dan ada yang agak kehijauan, demikian pula warna isi yang bisa di makan. Ada yang kuning keemasan ada yang agak hijau keputihan. Singkatnya banyak sekali jenis durian yang beredar di Indonesia.

Read the rest of this entry »

Hari Itu

July 26, 2008

Hari itu adalah hari ketika kau mencoba memecahkan pot bunga kebanggan kami selama bertahun tahun.  Pot bunga yang kami pelihara, rawat dan kami jaga dengan sepenuh hati selama bertahun tahun.  Pot bunga  sangat indah yang kami sayangi walau tak ada bunga yang tumbuh di atasnya.  Hari itu adalah hari ketika kau lupa manusia tidak kuasa menumbuhkan bunga di atasnya, kecuali atas kehendak Allah yang maha memiliki. Hari itu adalah hari ketika kau coba membenamkan  wajah ini kedalam lumpur. Hari itu adalah hari ketika kau mencoba mematahkan pohon harga diri di pangkalnya yang paling bawah.

Read the rest of this entry »

Wahai Jiwa yang Sakit

July 24, 2008

Wahai Jiwa Yang ada penyakit di didalamnya
Kapan kau mau menyucikan dirimu
Kapan kau akan menghijab pandanganmu
Dari melihat yang tak di Ridhoi Rab-mu ?

Read the rest of this entry »

My Momma always said Life was like a box of chocolates. You’ll never know what you’re gonna get.

Don’t ever let anybody tell you they’re better than you, Forrest. If God intended everybody to be the same, he’d have given us all braces on our legs.

I… don’t recall what I got for my first Christmas and I don’t know when I went on my first outdoor picnic. But, I do remember the first time I heard the sweetiest voice… in the wide world.

Read the rest of this entry »

Pahami Yang Tersirat

July 22, 2008

Musashi duduk di jendela sambil bertopang dagu. Ia memandang ke arah puri dan berpikir keras tentang tujuannya: bagaimana caranya agar, pertama, ia dapat bertemu dengan Sekishusai, dan kedua, mengalahkannya dengan pedang.

“Tuan suka bunga?” tanya Kocha ketika masuk.
“Bunga?” Dan ditunjukkannya bunga peoni itu.
“Hmm, bagus ini.”
“Tuan suka?”
“Ya.”

Read the rest of this entry »

Baru baru ini muncul topik hangat di milis fisika Indonesia tentang Butterfly Effect. Bukan suatu diskusi yang bagus, tetapi telah membuka rasa penasaran ingin tahu apa Butterfly Effect tersebut. Ternyata pada abstrak paper “Sea gulls, butterflies, and grasshoppers : A brief history of the butterfly effect in nonlinear dynamics”, Robert C. Hilborn, American Journal of Physics 72, Issue 4, pp. 425-427 (2004), disebutkan sudah ada istilah Grasshopper Effect 70 tahun sebelum istilah Butterfly Effect muncul, yaitu “The butterfly effect has become a popular metaphor for sensitive dependence on initial conditions—the hallmark of chaotic behavior. I describe how, where, and when this term was conceived in the 1970’s. Surprisingly, the butterfly metaphor was predated by more than 70 years by the Grasshopper Effect”.

Read the rest of this entry »

Unforgetable

July 12, 2008

Hati itu ibarat sebuah reservoir minyak. Awalnya dia diisi oleh air, perlahan datang minyak mendesak air itu. Jutaan tahun di perlukan minyak untuk mengisi reservoir itu, sekeras apapun minyak mendesak air, tidaklah mungkin ia bisa memindahkan air seluruhnya. Masih ada bagian kecil air yg tersisa disana (irreducible / connate )

Sekeras apapun kamu berusaha melupakan apa yg pernah mengisi hatimu, tetaplah tidak bisa kamu melupakannya. Kamu mungkin bisa melupakan untuk suatu masa tertentu, tapi di masa yang lain dia akan muncul lagi tanpa pernah kau sangka-sangka. Kalaupun kemudian ada yang lain yang mengisi hatimu kembali, ingatlah ia mengisi tempat yang dulu pernah di isi oleh yang lain.

Thursday, 22 July, 2004 – http://news.bbc.co.uk/1/hi/sci/tech/3913145.stm

Stephen Hawking has put forward a new theory that changes the way scientists view black holes, saying he was wrong about them in the past.

The physicist told a conference on gravitation in Dublin that he has revised his belief that black holes destroy everything that falls on them. He now believes that black holes may allow information to get out. His new research could even help solve the “black hole information paradox“, a crucial puzzle for modern physics. He spoke to a packed lecture hall at the 17th International Conference on General Relativity and Gravitation, giving his new views in a presentation entitled The Information Paradox For Black Holes. He is revising his 1975 ideas that are regarded as the most astonishing breakthrough in black hole studies.

A black hole is an object from which once inside it is not possible to escape. Its boundary is called its “event horizon“. But now Hawking believes that it might not be a one-way trip after all.

Gary Gibbons, a physicist at Cambridge University, said Hawking’s newly defined black holes did not have a well-delineated event horizon that hid everything in them from the outside Universe. Kip Thorne, a leading cosmologist from the California Institute of Technology said of Hawking’s new idea: “This looks to me on the face of it to be a lovely argument, but I haven’t yet seen all the details”.

Read the rest of this entry »