Tentang Kosong
December 27, 2008
Saat duduk merenung malam itu tiba tiba teringat tentang Ilmu serba kosong dalam Komik Kho Ping Hoo. Lupa tepatnya di komik yang mana, tetapi intinya sesuatu yang kosong itu berguna. Sebuah pot bunga berguna karena ada bagian kosong di tengahnya. Sebuah roda mobil menjadi berguna karena ada bagian kosong tempat udara di pompakan. Sebuah guitar akustik tidak akan berbunyi nyaring tanpa ruang kosong di tengahnya. Tentu bukan kosong dalam arti hampa, tetapi kosong dalam arti ada ruang.
Kosong itu bukan berarti tidak berguna, bahkan dalam kosong itulah ada kegunaan. Bisa di bayangkan apa akibat jika tidak ada jarak antara Bumi dan matahari. Dalam struktur atom hirogen ternyata jarak antara kulit atom ke inti atom ternyata jauh lebih besar dari radius inti atom. Di ketahui diameter inti atom (nukleus) adalah sekitar 1/100,000 diameter atom itu sendiri. Sebagain besar atom ternyata adalah ruang kosong juga, seperti alam makrokosmos. Dengan Diameter inti atom yang berukuran 10^-13 cm dan diameter atom itu 10^-8 cm, maka jika kita asumsikan atom tersebut berbentuk bola, maka untuk mengisi bola tersebut hingga penuh, kita akan membutuhkan 1,000,000,000,000,000 inti atom. Menurut Jean Guitton seperti yang di kutip oleh Harun Yahya seandainya tidak ada ruang kosong antar atom dan elektron, maka kita manusia ini sebenarnya tidak bisa di lihat atau sangat sangat kecil sekali ukurannya. Kita menjadi tidak ada – tidak terlihat.
