Demokrasi
July 5, 2009
Malam ini saya menunggu dengan tegang akan nasib demokrasi di Indonesia. Dua pasangan Capres Mega-Prabowo dan Jusuf Kalla-Wiranto bertemu dengan tokoh-tokoh di tempat yang di fasilitasi PP Muhamadiyah. Membahas kekisruhan akan Daftar Pemilih Tetap yang akan mengikuti Pemilihan Presiden 8 Juli 2009. Demokrasi haruslah menjamin hak rakyat untuk memilih, demokrasi tidak bisa di nilai dengan uang. Demi adanya kemedekaan (baca : adanya demokrasi) ribuan pahlawan kita telah mati melawanPenjajah. Kalau sampai itu di cederai berarti adanya pengkhiatan atas kemerdekaan dan Proklamasi kemerdekaan. HENTIKAN PROSES PEMBODOHAN RAKYAT.
Tentang Kosong
December 27, 2008
Saat duduk merenung malam itu tiba tiba teringat tentang Ilmu serba kosong dalam Komik Kho Ping Hoo. Lupa tepatnya di komik yang mana, tetapi intinya sesuatu yang kosong itu berguna. Sebuah pot bunga berguna karena ada bagian kosong di tengahnya. Sebuah roda mobil menjadi berguna karena ada bagian kosong tempat udara di pompakan. Sebuah guitar akustik tidak akan berbunyi nyaring tanpa ruang kosong di tengahnya. Tentu bukan kosong dalam arti hampa, tetapi kosong dalam arti ada ruang.
Life was like a box of chocolates
July 23, 2008
My Momma always said Life was like a box of chocolates. You’ll never know what you’re gonna get.
Don’t ever let anybody tell you they’re better than you, Forrest. If God intended everybody to be the same, he’d have given us all braces on our legs.
I… don’t recall what I got for my first Christmas and I don’t know when I went on my first outdoor picnic. But, I do remember the first time I heard the sweetiest voice… in the wide world.
Pahami Yang Tersirat
July 22, 2008
Musashi duduk di jendela sambil bertopang dagu. Ia memandang ke arah puri dan berpikir keras tentang tujuannya: bagaimana caranya agar, pertama, ia dapat bertemu dengan Sekishusai, dan kedua, mengalahkannya dengan pedang.
“Tuan suka bunga?” tanya Kocha ketika masuk.
“Bunga?” Dan ditunjukkannya bunga peoni itu.
“Hmm, bagus ini.”
“Tuan suka?”
“Ya.”
Butterfly Effect dalam Budaya Populer
July 12, 2008
Baru baru ini muncul topik hangat di milis fisika Indonesia tentang Butterfly Effect. Bukan suatu diskusi yang bagus, tetapi telah membuka rasa penasaran ingin tahu apa Butterfly Effect tersebut. Ternyata pada abstrak paper “Sea gulls, butterflies, and grasshoppers : A brief history of the butterfly effect in nonlinear dynamics”, Robert C. Hilborn, American Journal of Physics 72, Issue 4, pp. 425-427 (2004), disebutkan sudah ada istilah Grasshopper Effect 70 tahun sebelum istilah Butterfly Effect muncul, yaitu “The butterfly effect has become a popular metaphor for sensitive dependence on initial conditions—the hallmark of chaotic behavior. I describe how, where, and when this term was conceived in the 1970’s. Surprisingly, the butterfly metaphor was predated by more than 70 years by the Grasshopper Effect”.
Nabi Yunus AS, Nabi yang berputus asa
June 21, 2008
Diceritakan di dalam Alqur’an bahwa Nabi Yunus AS adalah nabi yang berputus asa dalam arti kata lari meninggalkan umatnya karena marah disebabkan seruannya agar kembali beriman kepada Allah SWT tidak di hirukan oleh umatnya, walaupun belum ada perintah buat dia dari Allah SWT untuk berhenti dalam berdakwah dan meninggalkan umatnya seperti halnya Nabi Luth AS. Lalu beliau menumpang pada sebuah kapal yang penuh dengan muatan. Ketika kapal itu di terjang oleh badai ditengah lautan, dan orang-orang dikapal mengadakan undian untuk menurunkan penumpang yang ada di kapal, dan Nabi Yunus AS, atas kehendak Allah SWT, termasuk orang yang kalah dalam undian tersebut. Dan beliaupun di lemparkan kelaut, dan akhirnya di telan oleh ikan yang sangat besar.
Menyadari dirinya telah melakukan kesalahan lari dari umatnya, diapun bertobat dengan doa La ilahailla anta subhanaka, inni kuntu minazzolimin (Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim). Dengan doa dan tobatnya tersebut diapun diselamatkan oleh Allah SWT, dan kembali menemui umatnya yang didapatinya sudah beriman.
Nabi Ibrahim AS, Nabi yg mencari Allah
June 21, 2008
Nabi Ibrahim AS mendapat gelar dari Allah sebagai Kalilullah, artinya Kekasih atau Kesayangan Allah [QS An Nisa 125]. Terlepas dari proses kenabian dan kerasulannya adalah karena qadha dari Allah, tapi menarik di kaji adalah prosesnya. Beliau adalah Nabi yang “mencari” Allah SWT, Tuhan yang seharusnya di sembah oleh seluruh umat manusia. Proses pencariannya akan Allah dituturkan pada QS Al An ‘Am 76-79.
Seperti di kisahkan dalam Surat Al An’am, Nabi Ibrahim pernah mengambil bintang sebagai Tuhannya, tapi dia menolaknya lagi karena bintang itu dilihatnya terbenam. Ia tidak mau ber-Tuhan kepada sesuatu yang terbenam. Ia juga pernah mengambil bulan sebagi Tuhannya, tapi menolaknya lagi ketika di lihatnya bulan itu terbenam. Ketika dilihatnya matahari terbit, diapun mengambil matahari sebagai Tuhannya, tapi di tolaknya lagi ketika dilihatnya matahari itu kemudian terbenam. Sampai akhirnya dia berikrar bahwa Tuhannya adalah Rabb yang menciptakan langit dan bumi, Tuhannya adalah Tuhan yang menghidupkan dan mematikan, dan Tuhan yang menerbitkan matahari dari Timur [QS Al Baqarah 258]. Proses pencarian ini selayaknya menjadi contoh bagi semua umat manusia sesudahnya, bahwa dalam mencari Tuhan manusia harus mencari Tuhan yang sesungguhnya, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, Tuhan Yang selalu mengatur urusan semua mahluknya, Tuhan yang tidak tidur, Tuhan yang tidak terbenam, Tuhan yang menghidupkan dan mematikan. Apakah ada yang lebih jelek dari manusia yang ber-Tuhan kepada sesuatu yang tidak bisa memberi manfaat apa-apa ?
Cerita Nabi dan Rasul Allah
June 21, 2008
Kisah para Nabi dan Rasul Allah, berikut sifat dan pribadi mereka sangat menarik di baca dan pelajari, dan tentu saja di ambil hikmah dan pelajaran darinya. Kadang saya berpikir bahwa Nabi dan Rasul tertentu mengalami keadaan tertentu karena sifat-sifat dan kepribadian yang ada padanya.
Ada Nabi dan Rasul yang bergelar Ulul Azmi, yang berarti memiliki ketabahan, kesabaran dan keteguhan hati. Mereka adalah Nabi dan Rasul yang paling istimewa, yaitu :
- Nabi Muhammad SAW
- Nabi Isa AS
- Nabi Musa AS
- Nabi Ibrahim AS
- Nabi Nuh AS
(bersambung)
